pindah ke www.musisigereja.com

Blog ini sudah dipindahkan ke www.musisigereja.com

Berapa Lama Orang Bisa Bermain Alat Musik?

“Bu.., kira-kira berapa bulan anak saya sudah bisa bermain piano?” (atau alat musik lainnya)

Sebagai musisi, penikmat musik, atau pengajar musik, kita pasti pernah mendengar ungkapan diatas, ataukah anda sebagai orang tua atau mungkin anda sendiri yang pernah menanyakan hal tersebut kepada guru musik anda?

Ada sebuah pertanyaan yang saya rasa cukup baik untuk kita renungkan bersama :

Ketika kita masih berumur antara 6 bulan s/d 1 tahun, berapa lamakah waktu yang kita butuhkan sampai kita dapat berbicara, kemudian mungkin mulai menulis / membaca?… bervariasi bukan?

Nah, selama itulah proses belajar yang akan ditempuh seseorang untuk “bisa” memainkan sebuah alat musik. Kata “bisa” disini berati masih sangat muda; “bisa”- juga berarti pandai dan mahir…, tetapi “bisa” disini adalah belum “memainkan musik”.

Pepatah mengatakan

Semakin tua – padi makin berisi dan merunduk, dan itulah musik. Belajar adalah proses, yang terpenting adalah proses, bukan hasil.

http://ruland.wordpress.com/2010/03/02/berapa-lama-orang-bisa-bermain-alat-musik/

20 Maret 2010 - Posted by | Berapa Lama Orang Bisa Bermain Alat Musik? |

10 Komentar »

  1. Hmm… kalo benar-benar awal belajar main musik dasar sich dari SD krn memang ada mata pelajarannya. Tapi mulai khusus belajar main alat musik yang mulai dari Kelas I SLTP sampai sekarang… tetapi 3 tahun pertama adalah sebuah perjuangan yang menyakitkan baik secara mental maupun fisik… krn yang mengajari adalah bapak saya… segala macam bentuk pendekatan pun dilakukan dari mulai bicara dengan mulut sampai bicara dengan perabotan rumah tangga… ^^

    Memang dalam 1-3 tahun pertama saya memang agak sulit karena memang dipaksakan… tapi kalo memang kita bersungguh-sungguh kita pasti bisa. Tapi terkadang orang baru mau belajar alat musik lantaran gaya2an ato gak mau kalah sama teman yang lainnya… bahkan kebanyakan orang tua memberikan anaknya Les alat musik supaya anaknya ini gak kalah dengan temannya yang bisa main alat musik tanpa les apapun… ckckckck…. Jadi, tetap semangat yah…. Oiya, satu lagi nie… dalam mempelajari alat musik (ini juga berlaku untuk semua hal, tidak hanya alat musik) MINDSET kita harus diberikan motivasi dan kita harus mengenal kata, “AKU HARUS BISA… GAMPANG…MASA BEGINI AJA SUSAH…!!!” dan kalo udah dilakukan, pasti deh kita akan memperoleh hasil yang luar biasaaaa… ^^

    Komentar oleh Frenky Tambunan | 20 Maret 2010 | Balas

    • Syalom bang,
      sungguh pengalaman yang “menarik”, ini pasti selalu tertanam didalam benak abang, wah saya bingung mau berkata apa… saya cuma bisa bilang… AMIN

      Komentar oleh ruland | 21 Maret 2010 | Balas

      • Shaloom juga bang… saya cuma membagikan pengalaman saya yang sedikit ini koq… semuanya karena proses belajar… mungkin pengalaman dari Bang Ruland sendiri lebih baik dan lebih banyak dari saya… ^^

        Komentar oleh Frenky Tambunan | 26 Maret 2010

    • Wah… kalau ngomongin MINDSET bisa jadi panjang ni heheheh

      Sebenarnya sih tergantung dari orangny juga, walaupun awalnya mungkin dianya dipaksa untuk belajar musik misalny, tapi jika tipe mindsetny berkembang maka bisa aja dia menjadi ahli musik tsb atau sebalikny. Harus dilihat juga berkembangny ke arah (+) atau (-).
      Akan beda jadiny jika, seseorang itu memiliki tipe mindset yang tetap. Orang dengan tipe ini tidak akan pernah keluar dari pikiran2ny sendiri walaupun diany terus mencoba tetapi dibatasi dengan mindsetny yang tetap maka seseorang itu akan susah untuk berubah. (dikutip dari buku “Change your Mindset” by Carol S. Dweck, PH.D.)

      Jadi menurut aku, disamping mindset tetep tergantung pada action dan keseriusan seseorang juga…🙂

      CMIIW

      Tq

      Komentar oleh Lindra Gultom | 23 Maret 2010 | Balas

      • Halo ito… sebenarnya simple aja sich… untuk pengalamanku sendiri ya memang awalnya suka, cuma karena metode yg digunakan oleh bapakku mungkin terlalu “Son Friendly” (buka User Friendly :D)… ya akhirnya memang muncul suatu keterpaksaan dalam menjalaninya… tetapi saya tetap menjalani proses tersebut sampai akhirnya di suatu titik tertentu semua bisa dilewati dengan Predikat BISA… setelah itu baru belajar tambahan2 yang lainnya… hehehehe… ^^

        memang ada benarnya juga yang ito bilang itu tergantung pada action dan keseriusan… tapi bagi saya, cepat atau lambat jika seseorang itu mau dan tetap melewati proses itu sendiri pasti pada akhirnya dia juga bisa menguasainya… entah apakah itu dia selanjutnya jadi ahli atau tidak… yang penting org tsb sesuai dengan judul, “Bisa Bermain Alat Musik”… ^^

        Oiya, dalam bermain alat musik kan ada guru yang mengajari kita. Guru juga termasuk faktor yang mempengaruhi berhasilnya seseorang juga… seperti bapakku, semakin males saya belajar, semakin rajin dia memotivasi saya walaupun dengan “segala maccam cara”… hahahahaha… ^^

        Komentar oleh Frenky Tambunan | 26 Maret 2010

  2. Bagaimana cara bisa jadi keyboardis handal spt mbak Dian HP,kira2 berapa lama belajarnya,mengingat usia saya 18 th dan saya msh bsa dasar2 keyboard,walaupun tangan kanan dan kiri tdak bsa bermain secara bersamaan.

    Komentar oleh Risse | 3 April 2010 | Balas

    • waduh. tak bisa dijawab nih. semua tergantung ketekunan kita. agar tidak terlalu tertekan, belajarlah semampu kita dengan target yang cukup tinggi tetapi jangan terlampau tinggi. kalau sudah usia 18, berikan diri target yang dapat tercapai. step by step agar tidak patah arang.mulailah dengan main tangga nada.ini dasar dari semuanya. lalu perbanyak mendengar dan coba (feeling). Kalau membaca patitur tidak ada jalan kecuali latihan dan latihan. Bisa juga dengan belajar membaca harmoni chord sehinggga mainnya bisa lebih cepat (lebih mengenal struktur lagu).

      Komentar oleh samuel | 6 Januari 2011 | Balas

  3. Syalom semua…. selamat Paskah

    Hihihi bahkan sampai sekarangpun saya tidak dapat mengetahui predikat saya, sudah bermain musik? atau baru sekedar “bisa”?, saya rasa mungkin belum sih, karena belum tua, emang padi hahaha…, sebabnya harus orang lain yang menilai…

    menurut pendapat musisi senior, kita sudah “memainkan musik” ketika musik itu kita mainkan dari “hati”… dan inilah yang Tersulit, bahkan banyak musisi muda sekarang yang tidak menyadari hal itu, karena perhatiannya sering teralihkan. Sampai sekarangpun saya masih belajar banyak tentang hal ini… dan benar…, semua itu tergantung action dan keseriusan, terlepas dari kelanjutannya hehehe

    Selagi masih muda / selagi masih ada waktu😀 saya hanya punya 3 kata : Latihan, Latihan dan Latihan hehehe

    Komentar oleh ruland | 3 April 2010 | Balas

  4. Pertanyaan tentang berapa lama belajar alat musik agar dapat mengiringi lagu-lagu gerejawi?

    – Pertanyaan ini cukup relevan.
    – Ada target waktu untuk latihan.

    Saya mencoba membagikan pengalaman pribadi yang berasal dari situasi dan kondisi serba terbatas. Terbatas tempat kursus musik/guru musik/alatnya memaanfaatkan milik gereja.

    Pertama, motivasi latihan memainkan alat musik.
    Motivasi ini adalah pendorong utama untuk membuat saya latihan setiap hari Sabtu selama 40-80 menit. Biasanya lebih dari 30 menit setiap Hari Sabtu pagi atau Sabtu sore.

    Kedua, cari orang yang dapat membantu mengajarkan cara memainkan alat musiknya.
    Di gereja saya ada orang yang dapat memainkan organ dan arkodion.
    Suatu saat saya iseng-iseng bertanya kepada pemain arkodion tentang cara memainkannya.
    Langsung diberikan petunjuk praktis untuk latihan.
    Latihan awal hanya untuk nada dasar C.
    Jari kanan menekan nada do (1) langsung diikuti nada pengimbang menekan nada 5.
    Kombinasi yang dimainkan:
    – bila menekan nada 1, saya diajarkan menekan nada 5 1.
    – nada 2 menekan nada 7 2
    – nada 3 menekan nada 1 3
    – nada 4 menekan nada 2 4
    – nada 5 menekan nada 3 5
    – nada 6 menekan nada 4 6
    – nada 7 menekan nada 5 7
    – nada 1 (satu oktaf) menekan nada 5 1.

    Ketiga, latihan berulang-ulang.
    Pedoman sudah diberikan, saya hanya mengulangi latihannya setiap saat memainkan akordion tersebut.

    Demikian juga cara menekan nada memakai jari tangan kiri dengan kombinasi: 1 3, 2 4, 3 5, 4 6, dan 5 7.

    Semua nada 1, 3, dan 5 tetap menekan dua atau tiga nada sekaligus: 1 3 atau 1 3 5.

    Singkat cerita:
    Latihan ini singkat, praktis, dan dapat dipraktikkan langsung.

    Berikutnya dari alat arkodion ini diterapkan pada alat musik seperti organ/keyboard.
    Bila saya memainkan lagu gereja memakai keyboard, saya setting/menekan tombol untuk memunculkan nada piano.
    Sampai saat ini, di manapun saya berada (Palembang, Jambi, Jakarta, Denpasar, Sumatera Selatan, dan Kalimantan), bila saat ibadah tidak punya pianis/organis/pemain musik, saya tampil sebagai pemusiknya.

    Suasana jadi lebih indah dan menyenangkan.

    Tip berikunya menyusul tentang bagai mana menguasai nada dasar C berpindah ke D, F, G, Bes. Saya memastikan untuk semua lagu gereja yang beredar sekarang ini cukup menguasai dengan baik kelima nada dasar itu, dijamin sudah lebih dari cukup.
    Tunggu keluar tip menarik ini.

    Komentar oleh puaksintang | 21 April 2011 | Balas

  5. Jadi, berapa lama belajar alat musik agar dapat mengiringi lagu-lagu gerejawi?

    Menurut pengalaman saya pribadi secara subyektif, artinya dari pengalaman saya sendiri.
    1. untuk latihan nada dasar C membutuhkan waktu latihan paling sedikit 50 x 30 menit.
    atau 25 x 60 menit.
    Saya jamin pasti mampu memainkannya.

    Cara saya latihan:
    – saya mendata/mencatat semua lagu pada buku tertentu yang bernada dasar C, misalnya buku yang saya pakai dari buku Puji-pujian Kristen (PPK) nomor: 6, 18, dan seterusnya.
    – buku Pujian Bagi Sang Raja nomor: 2, 9, 11, dan seterusnya.
    – buku Rejoice Worship nomor: 6, 10, 18, dst.

    Artinya semua lagu yang pernah dinyanyikan, tentunya saya sudah dapat menyanyikan lagu-lagu itu dengan baik/cukup lancar atau bahkan sudah hafal (tanpa buku).

    Kelebihan/keuntungan cara yang saya pakai ini adalah penguasaan lagu dan terbiasa memainkan alat musikan berulang-ulang sehingga secara otomatis jari-jari baik sebelah kanan maupun sebelah kiri dapat perpindah secara cepat dan menyenangkan.

    Komentar oleh puaksintang | 21 April 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: